Rabu, 07 Oktober 2009

PURA MAJAPAHIT GWK ODALAN 2-11-2009 PURNAMA V


Pada Purnama V 2-11-2009 Prabu Airlangga Yang menurut Lontar Bali adalah Putra Prabu Udayana Nama Prabu Airlangga "Sri Rake Halu Udayanamputra Loqeswara Airlangga Nanta Wikrama Tungga Dewa" memang panjang dan masih ada lagi Gelar Beliau, tapi disini yang penting "Udayanamputra" jadi Beliau Putra nya Udayana nama Universitas di Bali. Akan di ODALI, tanggal 1-11-2009 Pratima Beliau akan di Pendak dari Pura Ibu Majapahit Jimbaran jam 16.00 untuk di Jejerkan di Pura Majapahit GWK didepan Pelinggih Beliau yang hanya seharga Rp.200.000,- dan Candi Model jawa menurut Amplik Ketua PHDI Kuta Selatan, yang dibuat Tangan-Tangan Penyungsung Beliau se Dunia, contoh yang ikut membangun : Biku Shin Sidarta Indrajaya {Buda Teravada Pemberi Lokasi}}, Li Hong Chi {Pendeta Boen Bio}, Liem Ping Hong { Klenteng Semarang}, Arya Wedakarna {Warih Raja Bali}, Li Chun Fei { wakil China}, Kyai Machandi Wahyudi {Wakil Islam Kejawen Srabaya Trah Pangeran Pekik}, Gusti Raden Panji  Soeriptohadikoesoemo {Sumenep Madura Trah Wiraraja}, Romo Yanto {Sidoarjo, Rumahnya bebas  Lapindo}, Cok BRI {Nyumbang Ngenteg Linggih}, Gusti Subawa {Banten Odalan}, Winada {Hotel Wina nyumbang Banten Mendak dan Gemelan Gong Gede}, Gusti Susila Jelantik & Ibu {Raja Karang Asem nyumbang Tarian Keraton}, Komang Artanegara Group {Penduduk asli Ungasan}, Gusti Panji Tisna SH{Ket. Raja Buleleng yang dibuang ke Padang, yang memberi Puri / rumah Hyang Suryo di Buleleng, pernah menemui AA Rai Dalem GWK}, Ir. Hartono {Pasuruan Ahli Jl. Tol}, dll dsb bst tidak bisa kami sebut satu persatu, Dan Terima Kasih pada semua yang bergotong royong Ngayah untuk Leluhur Jawa Bali Prabu Airlangga, Yang dipatungkan di GWK tertinggi di Dunia yang kapan selesainya tidak tahu, Singaraja Nyungsung Pratima Ganesa Pura Majapahit dalam Tempo 9 bulan Terwujut Patung Ganesa Tertinggi di Asia {Masuk MURI} diresmikan Sri Wilatikta Brahmaraja XI {Penglingsir Pura Majapahit GWK waktu itu, sekarang Gusti Kampial}, Sedang belakangan malah Prabu Airlangga mau di Gusur Investor Baru GWK AA Rai Dalem, karena yang di Patungkan mungkin bukan Perabu Airlangga menurut penglihatannya. Mungkin Dewa Wisnu India Asli, bukan Manivestasi Prabu Airlangga.{Kitab India tidak ada Raja di manivestasi kan Dewa Titisan} hanya Lontar / Kitab / Geguritan dll Majapahit  Nusantara yang asli dalam Negri mengajarkan ini, yang kini mulai tidak dipelajari, Bali masih melaksanakan Praktek biarpun "Mula Keto". Yang biarpun diberi Teori Apapun tetap melaksanakan Odalan dan Caru yang dituduh Amplik Ketua PHDI Kuta Selatan tidak memakai adat Hindu. Odalan ini Pihak Pura Majapahit GWK tidak mengundang Pejabat, Padahal Bpk. Mangku Pastika selaku Presiden Komisaris Yayasan GWK ikut mendukung Pameran Pusaka Majapahit, dengan mengeluarkan Pusaka Samurai Leluhur Beliau yang sekarang Gubernur Bali. Juga Kepada Bapak di Kecamatan bidang Keagamaan yang pernah ke Pura Majapahit GWK dan Nyumbang, Apakah Bapak sudah di Ganti? kok Kecamatan dengan Amplik meninjau dan Pura-Pura tidak tahu? mohon Bapak Tampil kan Berkas-Berkas tentang Pura Majapahit sudah Bapak bawa 2005? dan Bahkan Bapak menangis melihat nasib Pura Majapahit Trowulan yang di Tutup? Ketika Prabu Airlangga mau di Gusur kok tidak ada pembelaan dari Aparat Pemerintahan yang pemilik Lahan, kan Investor hanya HGB?  Jadi kami malu mengundang Aparat, Anggap ini Pemberitahuan, Bahwa Prabu Airlangga Kawitan Jawa Bali Yang diundang Investor Lama GWK akan di ODALI nanti 2-11-2009 Puncak Acara jam 19.00  Tanggal 1-11-2009 jam 16 Pratima akan di Pendak dari Ruko Puri Gading, dulu Belau di Ruko GWK gedongnya, Tapi Ruko di minta Investor Baru, karena untuk apa memberi Tumpangan Patung Bisu Tuli? Memang Patung dianggap Bisu dan Tuli, tapi ingat bisa bikin Keraohan dimana waktu mau di Gusur Ratusan Siswa Siswi se Bali Keraohan di Pura GWK {Radar Bali}, jadi ini sekedar Pemberitahuan dan boleh juga dianggap Undangan, Sesuai Program semula, kalau Pratima disungsung untuk Mendukung GWK, juga Pusaka akan dipamerkan di Musium GWK, dengan ini Pura Majapahit membatalkan , Pameran Pusaka sudah ada Musiumnya di Pura Ibu Majapahit Jimbaran yang dimulai 9-9-2009, Kalau Patung GWK sudah selesai kami minta dengan Upacara agar Pratima Perabu Airlangga di Pulangkan ke Pura Majapahit Jawa mungkin Kalau GWK selesai Pemerintah R.I ganti Orang berkepribadian R.I yang Pancasila dan membuka Pura Majapahit, saat ini masih dikuasai segelintir Otak Arab 500 tahun yang lalu jaman Perang Salib menumpas Kristen Kafir termasuk Majapahit. dan kekuatannya mengusai R.I. dan Karena Pura Majapahit berjanji Kepada Tanah Bali dan GWK bukan kepada Manusia yang bisa mati dan ganti Kedudukan, maka Janji itu akan ditepati jadi sampai Patung GWK selesai maka Puaslah Prabu Airlangga melihat sendiri Beliau di Patungkan, kan dulu Beliau dikejar-kejar agar di GWK, Pura Majapahit sadar "Habis Manis Sepah Dibuang" contoh Pratima Ganesa setelah Patung Tertinggi di Asia selesai, Akhirnya Pratima pindah ke Rumah Sri Wilatikta Brahmaraja XI di Bantang Banua Sukasada yang disebut "Puri Surya Majapahit" {diberitakan Media} bahkan kini Pura Majapahit mendapat Sumbangan tanah 10 hektar di Kali Buk Buk untuk Pura Majapahit oleh Gusti Sentanu, gambar Meru dan Pelinggih sudah dikirim "Pokoknya kalau Ngenteg Linggih saya datang, kalau belum kan tidak enak dengan Leluhur yang hanya diberi janji" ucap Brahmaraja XI kepada Gusti Sentanu disaksikan Ratusan orang di Pura Ibu Majapahit Jimbaran. Jadi kalau ada Keturunan Majapahit ingin Melinggihkan Leluhurnya Pura Majapahit mengucapkan Terima Kasih karena keadaan di Jawa memang dikuasai segelintir Jawa Arab 500 tahun yang lalu yang bisanya Ngerusak Budaya dan Adat, juga Numpas Orang yang bukan Islam yang disebut Kafir / Musrik / Batil / Kufur dll pokoknya busuk. Mau Bukti? Itu Kepercayaan Saptodarmo Jogja dihancurkan, Kerukunan Agama di Monas di kejar kejar dihajar bambu sampai kepalanya Bocor mengalir darah [berita TV], Orang terima Wahyu di tangkap [sadek] pertapaannya di Gunung Salak dihancurkan [TV lagi], Dayak Hindu Buda di somasi Kapolres harus Bubar dalam tempo 6 bulan karena melecehkan Islam [TV juga], Pura Majapahit Trowulan ditutup SKB, Buku Sejarah Kadiri harus rela di Bredel gara gara Melecehkan Islam, kini Rakyat / Pemreintah Kadiri sudah otonom dan berani berontak kepada Arab dan mengakui Buku Tan Koen Swie sebagai Sejarah Kadiri karena Ilmiah, Autentik, ada Buktinya sampai kini dll dsb dst, Bukan Kibulan / Tipuan Arab.{bukan Nuduh Arab sekarang yang dipegang Trah Wahabi sejak 1937} jadi Orang Indonesia ber Otak Arab 1000 tahun yang lalu yang belum ada Pesawat, TV, Internet bahkan belum ditemukan Dunia Bulat oleh Kolumbus, jadi menganggap Dunia cuma Arab lainnya kafir, mau bukti tuh Kristen di Tumpas seperti Armenia tidak ada turunannya, Gereja Gereja dijadikan Masjit, mau dibantah? Candi-Candi Majapahit dihancurkan Orang yang tidak mau masuk Islam di tumpas hingga Lali ke Gunung2 dan Bali, [diulangi 1965-1966 Penumpasan G 30 S PKI, dimana Orang tidak ke Masnit di cap PKI mereka di bunuh mayatnya memenuhi Sungai Brantas] Bahkan Kuil Hindu Taj Mahal dirubah jadi Kuburan Selir Syah Jihan yang Islam sampai Orang India dianggap Goblog seperti Kita, Mau membantah Lagi?, jadi banyak Contoh Kebiadapan Otak Arab Jahil liyah yang merasuki Otak Bangsa kita, Lagi ada contoh Bali di BOM 2X, Bom terakhir Mariot dan Ali Orang Arab ditangkap Densus 88 penyandang dana sampai Ali Terkenal di Metro Rialitas, ayo silahkan bantah cong. Ini ngomong Realita / Benar / Bukan isapan jempol, itu Kiyai / Syreh / Habib Islam di TV gembar gembor "Berkatalah benar kalau memang itu benar" padahal ngibul dan bohong nanti orang ngomong benar nyuru Polisi Islam Nangkep, MUI bilang Sesat lalu orang itu benar benar ditangkap oleh Polisi R.I bukan arab. Inilah ironisnya Hukum dikuasai Otak Arab. Contoh lagi Pura Majapahit Trowulan diancam Diserbu di Bom oleh IMAM / TAKMIR Arab, Bukan di Bantu malah MUSPIKA nutup pakai alasan SKB, Pemilik Pura [Hyang Suryo] malah dipanggil ke Polres, sampai dikawal Team Pengacara dari UNTAG seolah Pemberontak musuh R.I [arab?], itu Arab nya bebas gentayangan, dicium tangannya, dipuja sebagai Takmir yang berhasil menumpas adat Kafir. Ayo dibantah lagi Cak. / Bli / Mas dll. Tapi untunglah Prabu Airlangga masih bisa di ODALI di GWK nanti 2-11-2009 Purnama ke V biarpun dihina Investor mau digusur yang didukung Amplik Ketua PHDI Kuta Selatan dan siapapun. Marilah Kita sebagai Warih Leluhur Negri ini bukan Arab Dahulu Kala, Panitia yang diketuai Gusti Kampial dan para Pengempon {Karena Leluhur Numpang di GWK pengemponnya dari berbagai tempat, yang Asli Ungasan Drs.. Komang Artanegara yang juga Bendahara Pura juga Pegawai GWK}Jadi ini Pemberitahuan kepada Para Pendukung, Simpatisan, Pencinta dll Pura Majapahit, yang pernah Nangkil di Pura GWK kami beritahukan kalau Odalan jatuh Purnama Kelima  2 November 2009  1 November 2009 jam 16.00 Mendak Pratima Prabu Airlangga di Ruko Puri Gading depan Pura Ibu Majapahit Jimbaran. Untuk para Pejabat yang membela Investor juga mohon maap atas Keilegalan Pura kalau ditrapkan Hukum, Tapa Kawasan ini memang Otonom Investor, dan sayangnya Otonom itu selalu berubah dikarenakan Uang Berkuasa, dan Amplik pun dari luar Otonom ikut ikut tan, GWK pun malah menyerahkan PHDI waktu itu , {supaya PHDI terlibat penggusuran padahal waktu ngundang tidak lapor PHDI, dan Amplik kena getah akibat keahliannya tentang nyukat genah dan caru yang menganggap orang lain tidak bisa}, karena lupa ke Otonom annya, Dulu Direktur, GM nya GWK juga otonom tanpa minta tolong PHDI, sejak 2004 tidak ada masalah, baru 2009 dimasalahkan jadi Pepatah "Habis manis Sepah dibuang" nyata, Dulu GWK kisruh [baca berita koran tentang GWK dulu, selalu miring, Pura Majapahit selalu baik dengan Pusakanya] Pura Majapahit dipasang. dulu Ruko ditutup Bambu tidak boleh masuk, Berkat Pura Majapahit dibuka, bahkan GM memberi tempat Pratima Prabu Airlangga di atas [Komplek Patung] tapi ditolak Penyungsung. Mungkin kini Aman, tidak ada demo lhaaa Mau di Gusur memakai Amplik, klian Baru, Kecamatan Baru, inilah Rusak nya Hukum R.I tiap pejabat baru bikin aturan Baru, mudah2 an janganlah. Seperti Camat Terowulan terdahulu tidak ada masalah, begitu Camat Baru mungkin Bekas murid ngaji nya Karyono lalu bikin masalah nutup Pura alasan di Perintah Karyono si Takmir, Rusak Negara R.I kalau begini, R.I dibawah Imam/Takmir tapi biarlah yang penting untung ada Bali khususnya GWK besok 2-11-2009 bisa Meng ODALI Prabu Airlangga Kawitan Jawa Bali. jangan lupa kalau mau Ngiring Mendak Pratima dari Puri Gading ke GWK 1-11-2009 jam 16.00 sore. [Ketua Panitia Gusti Kampial]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar